berserri

berserri

Senin, 26 September 2016

Staf Ahli Menteri Kunjungi Rutan Kelas IIB Wates


        Sabtu, 24 September 2016 menjadi hari yang istimewa bagi segenap keluarga besar Rutan Kelas IIB Wates. Telah berkunjung ke Rutan Wates seorang pejabat penting negara ini, beliau adalah bapak Haru Tamtomo yang kini menduduki jabatan sebagai Staf Ahli Menteri Hukum dan HAM Bidang Politik dan Keamanan. Bertempat di aula atas Rutan Kelas IIB Wates, segenap pegawai Rutan Kelas IIB Wates tampak antusias mengikuti acara briefing. Kedatangan beliau sebenarnya adalah rangkaian kunjungan kerja di Yogyakarta sehari sebelumnya yang mengadakan sosialisasi tentang Bantuan Hukum sehingga beliau memang menyempatkan diri berkunjung ke Rutan Kelas IIB Wates. Selain mengadakan briefing dengan segenap pegawai Rutan Kelas IIB Wates, ada misi khusus pribadi menyoal kunjungan ini, yakni ingin menapak tilas riwayat kerja. Beliau adalah Kepala Rutan Kelas IIB Wates periode 2000 s.d 2002.
         Dalam sambutannya, beliau memberikan gambaran tentang apa-apa yang pernah dijalaninya selama menjabat sebagai Kepala Rutan Kelas IIB Wates. Beliau sedikit-banyak berusaha mengingat-ingat/bernostalgia dengan keadaan dan suasana Rutan Wates. Menurut beliau, Kulonprogo sekarang sudah lebih maju dibandingkan dulu, banyak jalan-jalan yang diperlebar, banyak taman-taman yang membuat Kulonprogo semakin nyaman. Sedangkan Rutan Wates sendiri pun, banyak pula mengalami perubahan-perubahan positif yang signifikan. Menutup sambutan nya, beliau berharap program-program dari Menteri hukum dan HAM RI, misalnya program Bantuan Hukum, program Reformasi Birokrasi, program pemaksimalan penggunaan/serapan anggaran, dan program-program yang lain, Rutan Wates dapat berpartisipasi aktif mendukungnya. Beliau juga perpesan supaya Petugas Pemasyarakatan Rutan Kelas IIB Wates terus bekerja dengan baik dan menjaga diri dari godaan-godaan yang ada.

Kontributor : Adita Deka Pratama

Jumat, 16 September 2016

Jumat Sehat Rutan Wates


           Dalam rangka menjaga kebugaran Pegawai dan Warga Binaan Pemasyarakatan, Rutan Wates menggelar kegiatan olahraga bersama berupa senam aerobik. Kegiatan tersebut dilaksanakan jumat, 16 September 2016 pukul 08.30 bertempat di aula bawah Rutan Kelas IIB Wates. Antusias dari pegawai dan warga binaan pemasyarakatan sangat tinggi, hal ini dapat dilihat dari jumlah peserta yang hampir sebagian besar mengikuti kegiatan senam aerobik. Selain untuk menjaga kebugaran  pegawai dan warga binaan pemasyarakatan, kegiatan ini pula bertujuan untuk meningkatkan hubungan emosional dari kedua belah pihak agar tercipta suasana yang kondusif di dalam Rutan. Suasana yang saling menghargai dan saling menghormati antara pegawai dan warga binaan akan lebih membuat suasana di dalam Rutan aman terkendali. Menurut bapak Anton, kegiatan ini sangat bermanfaat untuk pegawai Rutan Wates karena memang dalam pekerjaannya, pegawai Rutan Wates jarang berolahraga mengeluarkan keringat. Sependapat dengan pendapat bapak Anton, ibu Agatha menyampaikan bahwa senam ini memang salah satu cara berolahraga yang tepat bagi pegawai dan warga binaan pemasyarakatan mengingat situasi dan kondisi Rutan Wates yang kecil dan terbatas oleh tembok kawat berduri.
Kepala Rutan Wates, "Senam ini merupakan bagian program pembinaan bagi warga binaan pemasyarakatan dan ini dilaksanakan secara rutin berkala. Maksud dari rutin berkala adalah dilaksanakan setiap hari jumat pagi, hanya saja secara berkala tidak setiap minggu" tutur bapak Hero.
Kontributor : ADP'12


Selasa, 16 Agustus 2016

PETUGAS PAS DAN WBP RUTAN WATES DUKUNG PEMECAHAN REKOR MURI

Seluruh Petugas Pemasyarakatan dan WBP Rutan Kelas IIB Wates  turut serta mendukung acara yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen Pas) Kementerian Hukum dan HAM untuk menyambut peringatan HUT ke-71 RI Senin (15/08/2016). Acara tersebut akhirnya tercatat dalam Museum Rekor Indonesia (Muri) dan menjadi rekor nasional, yakni peserta terbanyak dalam menyanyikan lagu nasional 'Hari Merdeka' secara serentak dan pertandingan olahraga tradisional terompah panjang.
sejak pukul 06.00 WIB persiapan sudah dimulai dan pukul 07.30 WIB, Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Hamonangan Laoly SH., MSc., Ph.D mengawali acara dengan disambut tradisi asli betawi yakni Palang Pintu dan atraksi silat.
Pemecahan rekor Muri disaksikan Menkumham melalui aplikasi zoom secara live pada pukul 08.00 WIB/09.00 WITA/10.00 WIT yang terkoneksi dengan lembaga pemasyarakatan, rumah tahanan, dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) di seluruh Indonesia, yang dipusatkan di Lapas Narkotika Klas IIA Cipinang, Jakarta Timur.
Menkumham berharap, kegiatan tersebut dapat menjadi salah satu bentuk upaya warga binaan dalam menjaga budaya bangsa. Selain itu, ketegangan para narapidana selama berada di dalam tahanan pun dapat disalurkan dalam kegiatan yang positif.
"Berkembangnya kemajuan teknologi jangan sampai mengikis budaya bangsa. Kita harus melestarikan kebudayaan bangsa Indonesia sebagai identitas bangsa yang harus dihormati, termasuk oleh WBP dan seluruh jajaran pemasyarakatan," ujar dia.
Pemecahan rekor Muri menyanyikan lagu 'Hari Merdeka' itu melibatkan lebih dari 150 ribu warga binaan, termasuk petugas lapas di 477 Pemasyarakatan yang tersebar di seluruh Indonesia. Konduktor Addie MS pun dilibatkan dalam memimpin warga binaan melantuntan lagu nasional tersebut.
Pemecahan rekor Muri itu dihadiri oleh Dirjen Pas I Wayan Dusak, Ketua Dewan Muri Jaya Suprana, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Wali Kota Jakarta Timur Bambang Musyawardana, tokoh pemerhati anak Seto Mulyadi, dan sejumlah tokoh lainnya. Komedian Cak Lontong turut memeriahkan dan diamanahkan menjadi MC acara.
untuk Rutan Kelas IIB Wates saat ini dihuni oleh 81 orang WBP yang terdiri dari 56 orang tahanan dan 25 Narapidana dan seluruhnya mengikuti acara tersebut.